Wanita yang sudah menikah dan bekerja memerlukan work life balance yaitu keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga agar dapat menjalankan perannya dengan baik. Salah satu faktor yang memengaruhi work life balance adalah psychological well-being. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguji hubungan antara psychological well being dan work life balance pada wanita suku Toraja yang telah menikah dan bekerja. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 91 orang wanita suku Toraja yang telah menikah dan bekerja, yang diperoleh dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan Ryff's Psychological Well-Being Scale (RPWB) dari Ryff yang telah diadaptasi oleh Anjarwati, dan Work Life Balance Scale dari Fisher, Bulger, dan Smith yang telah diadaptasi oleh Gunawan, Nugraha, Sulastiana, dan Harding. Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman Rho dengan bantuan program SPSS versi 22. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara psychological well being (PWB) dan work life balance (WLB), dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,543 dan nilai signifikansi =0.000 (p < 0.05), yang berarti semakin tinggi PWB maka akan semakin tinggi juga WLB dan sebaliknya jika semakin rendah PWB maka akan semakin rendah juga WLB.
Copyrights © 2023