Perkembangan teknologi di era globalisasi dan modernisasi saat ini menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat, salah satunya adalah cara berkomunikasi antar individu atau kelompok. Bahasa dan Aksara Sasak adalah kebudayaan dan identitas suku Sasak sebagai suku asli dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Saat ini masyarakat Sasak lebih banyak menggunakan Bahasa Sasak Jamaq dibandingkan Sasak Alus. Hanya sebagian masyarakat Sasak yang masih mengenal Asksara Sasak. Ketersediaan media pembelajaran Bahasa dan Aksara Sasak saat ini belum memadai dan lengkap. Media pembelajaran yang tersedia hanya berupa buku-buku cetakan lama dan naskah lontar yang sudah jarang ditemukan. Pembelajaran bahasa dan aksara Sasak sebaiknya dilakukan pada jenjang pendidikan dasar, sehingga dibutuhkan media pembelajaran baru yang lebih interaktif terutama untuk pelajar Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan kesimpulan hasil analisis data kemudian dilakukan perancangan menggunakan metode Design Thinking. Hasil perancangan berupa aplikasi mobile pembelajaran Bahasa dan Aksara Sasak untuk pelajar Sekolah Dasar. Hasil perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar dan penggunaan Bahasa dan Aksara Sasak pada pelajar khususnya Sekolah Dasar di Pulau Lombok, serta memberikan alternatif media pembelajaran yang mempermudah pemahaman serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Copyrights © 2023