Jurnal Ilmiah Farmasi
2023: Special Issue

Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol 70% dan 96% Kulit Batang Tandui (Mangifera rufocostata Kosterm.) dengan Metode DPPH

Revita Saputri (Fakultas Farmasi, Universitas Borneo Lestari, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia)
Eka Fitri Susiani (Fakultas Farmasi, Universitas Borneo Lestari, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia)
Souva Asvia (Fakultas Farmasi, Universitas Borneo Lestari, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2023

Abstract

Background: The genus Mangifera has been reported to have many activities as a natural antioxidant; one of them is the tandui plant (Mangifera rufucostata Kosterm). The study of 70% and 96% ethanol extracts of tandui leaves has shown potential as an antioxidant with the DPPH method, which is a strong category. The potential as an antioxidant in leaves is also possible in other parts, such as stem bark.Objective: This study is to determine the antioxidant potential of tandui stem bark in 70% and 96% ethanol solvents with the DPPH method.Methods: The tandui stem bark was extracted using the soxhletation method with 70% and 96% ethanol solvents. Potential antioxidant activity was measured using a UV-Vis spectrophotometer and the positive control, quercetin.Results: Antioxidant activity results showed that the IC50 of 70% ethanol extract of tandui stem bark (EE70%KBT) was 9.657 µg/mL, the IC50 of 96% ethanol extract of tandui stem bark (EE96% KBT) was 6.362 µg/mL and the IC50 of positive control quercetin was 3.441 µg/mL.Conclusion: The results showed that tandui stem bark extracted using 70% and 96% ethanol has a strong potential as a natural antioxidant (very strong category) using the DPPH method. Intisari Latar belakang: Genus Mangifera dilaporkan telah memiliki banyak aktivitas sebagai antioksidan alami, salah satu jenis dari genus tersebut adalah tumbuhan tandui (Mangifera rufocostata Kosterm.). Penelitian terhadap ekstrak etanol 70% dan 96% daun tandui telah terbukti berpotensi sebagai antioksidan dengan metode DPPH dengan kategori kuat. Potensi sebagai antioksidan pada daun juga dimungkinkan pula pada bagian lainnya seperti kulit batang. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah melihat potensi antioksidan kulit batang tandui menggunakan pelarut etanol 70% dan etanol 96% dengan metode DPPH.Metode: Kulit batang tandui diekstraksi secara sokletasi dengan pelarut etanol 70% dan etanol 96%. Potensi aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan kontrol positif yaitu kuersetin. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC50 ekstrak etanol 70% kulit batang tandui (EE70%KBT) sebesar 9,657 µg/mL, nilai IC50 ekstrak etanol 96% kulit batang tandui (EE96%KBT) sebesar 6,362 µg/mL dan nilai IC50 kontrol positif kuersetin yaitu 3,441 µg/mL.Kesimpulan: Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kulit batang tandui yang diekstraksi menggunakan etanol 70% dan etanol 96% memiliki potensi yang besar sebagai antioksidan alami (kategori yang sangat kuat) berdasarkan metode DPPH.Kata kunci : Mangifera rufocostata Kosterm., kulit batang tandui, antioksidan, DPPH

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JIF

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

JIF merupakan jurnal yang dikelola oleh Prodi Farmasi Universitas Islam Indonesia, dan diterbitkan dua kali dalam setahun. Jurnal ini dirancang sebagai sarana publikasi penelitian yang mencakup secara rinci sejumlah topik dalam bidang farmasi yang berkaitan dengan farmasi sains dan teknologi serta ...