Perimenopause terjadi beberapa tahun sebelum menopause, gejala yang dialami wanita saat memasuki perimenopause antara lain badan terasa gerah terutama wajah dan leher, mengalami insomnia, dan gangguan siklus menstruasi, vagina kering. Literasi kesehatan yang rendah memiliki efek buruk pada masyarakat. Menurut who literasi kesehatan adalah kemampuan diri seseorang untuk bisa memahami, menggunakan informasi yang didapat serta menjaga kesehatan dengan baik. Sedangkan efikasi diri sebagai kepercayaan atau kemampuan seseorang terhadap masalah mempengaruhi hidup mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. instrument penelitian ini menggunakan kuesioner HLS-EU-SQ10 dan Efikasi Diri dianalisis menggunakan SPSS dengan Uji Chi-Square. Hasil analisis chi-square didapatkan nilai p-Value sebesar 0,057 (p < 0,05) dan nilai Expected Count tidak ada yang kurang dari 5 berarti terdapat hubungan antara literasi kesehatan dengan efikasi diri wanita perimenopause di puskesmas rapak mahang tenggarong. wanita perimenopause di puskesmas rapak mahang sebagian besar golongan literasi kesehatan interaktif, dimana individu mempercayai informasi kesehatan namun tidak ada keiinginan untuk menerapkannya hal ini mempengaruhi efikasi diri wanita perimenopause di puskesmas rapak mahang sehingga banyak wanita mengalami gejala menopause hanya berdiam diri saja tanpa melakukan kegiatan yang meringankan gejala yang terjadi.
Copyrights © 2023