Musik dangdut sangat identik dengan keberagaman budaya musik yang ada di Indonesia terutama pada adat jawa. Dangdut sebagai genre musik yang saat ini digandrungi oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai melebarkan sayapnya di penjuru daerah di Indonesia, dimana sangat familiar di lingkungan jawa karena keterbiasaan warga jawa mendengarkan iringan alat musik kendang dengan irama melayu. Namun dangdut sangat merepresentasikan keIndonesiaan sebagai bentuk kebudayaan yang ada, terbukti dari bahasa yang digunakan, instrumen, penyajian yang semuanya mencerminkan keseharian masyarakat di Indonesia. Seiring perkembangan zaman dangdut mengalami inovasi-inovasi dari dangdut klasik atau dangdut asli menjadi dangdut remix, dangdut koplo dan dangdut jaipong. Dangdut koplo salah satunya adalah grup Sagita yang berada di Nganjuk yang dimana telah menjadi fenomena di setiap lingkungan yang ada di jawa timur. Dangdut Sagita adalah bentuk dari musik hybrid karena musik ini menyatukan kedua genre musik yaitu musik dangdut modern dengan kesenian jaranan. Dalam artikel ini akan membahas tentang bagaimana musik hybrid yaitu dangdut Sagita jika ditinjau dari sisi hybriditas dan capaian nilai estetikanya.
Copyrights © 2023