Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Vol. 29 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia

In Vitro Evaluation of Trichoderma spp. against Sugarcane Eye Spot Disease (Bipolaris sp.)

Laksamana Agadhia Raharjo (Study Program Agroteknologi, Fakulty Agriculture, Pembangunan Nasional University “Veteran” East Java, Jl. Raya Rungkut Madya, Gunung Anya, Surabaya 60294)
Arga Dwi Indrawan (Study Program Agroteknologi, Fakulty Agriculture, Pembangunan Nasional University “Veteran” East Java, Jl. Raya Rungkut Madya, Gunung Anya, Surabaya 60294)
Noni Rahmadhini (Study Program Agroteknologi, Fakulty Agriculture, Pembangunan Nasional University “Veteran” East Java, Jl. Raya Rungkut Madya, Gunung Anya, Surabaya 60294)



Article Info

Publish Date
06 Oct 2023

Abstract

Sugar cane (Saccharum officinarum L.) is the main ingredient in sugar production. Sugarcane is widely cultivated in warm and tropical areas and is widely used as a sweetener because it contains a lot of fructose and glucose. National sugar production shows a decline, the majority of which is caused by pathogens, especially the fungus Bipolaris sp. capable of producing up to 85% damage per Ha if no control is applied. Biological control using Trichoderma spp. can control this pathogen and is able to promote sugarcane growth. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Trichoderma spp. in controlling Bipolaris sp. in vitro. The results showed isolates TD1, TD2, TD3 were able to inhibit Bipolaris sp. antagonistically and volatilely, the antagonist test showed a result of 86% (TD1) while the volatile test of 65% (TD2). Conclusion Trichoderma spp. can inhibit the growth of Bipolaris sp. on an in vitro scale. Keywords: BCA, Bipolaris sp. Trichoderma spp. ABSTRAK Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan bahan utama dalam pembuatan gula. Tebu banyak dibudidayakan didaerah hangat dan tropikal dan banyak digunakan sebagai pemanis dikarenakan mengandung banyak fruktosa dan glukosa. Produksi gula nasional menunjukan adanya penurunan yang mayoritas disebabkan oleh patogen terutama jamur Bipolaris sp. yang mampu menghasilkan kerusakan hingga 85% per Ha jika tidak diberlakukan pengendalian. Pengendalian biologis menggunakan Trichoderma spp. dapat mengendalikan patogen ini dan mampu mendorong pertumbuhan tebu. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efektivitas Trichoderma spp. dalam mengendalikan Bipolaris sp. secara In vitro. Hasil menunjukkan isolat TD1, TD2, TD3 mampu menghambat Bipolaris sp. secara antagonis dan volatile, uji antagonis memperlihatkan TD1 memiliki hasil 86% sementara uji volatile TD2 memiliki hasil 65%. Kesimpulan Trichoderma spp. dapat menghambat pertumbuhan Bipolaris sp. dalam skala In vitro. Kata kunci: APH, Bipolaris sp. Trichoderma spp.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JIPI

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil penelitian, analisis kebijakan, dan opini-opini yang berhubungan dengan pertanian dalam arti luas, seperti agronomi, ilmu tanah, hama dan penyakit tanamam, ilmu kehewanan, kedokteran veteriner, keteknikan pertanian, teknologi industri, teknologi pangan, ilmu ...