Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa kecerdasan spiritual belum banyak mendapat perhatian oleh pendidik dan orang tua karena lebih mengutamakan prestasi belajar berupa rapor baik atau hanya secara intelektual saja. Selain pendidikan informal dari keluarga, pendidikan formal oleh guru juga berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Kemudian, untuk mengetahui bentuk pelaksanaan pengembangan kecerdasan spiritual bagi siswa, dan untuk mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung guru dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di MTs Hubbul Wathan Desa Namu Ukur Utara Kec. Sei Bingai Kab. Langkat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa sudah dilaksanakan dengan baik, hal ini terlihat dari peran guru sebagai motivator, pembimbing, dan selalu memberikan motivasi kepada siswa. Selanjutnya bentuk pelaksanaan pengembangan kecerdasan spiritual siswa sangat beragam dan sudah cukup baik yaitu melalui nasehat dan keteladanan. Lalu, faktor pendukung dalam pembinaan kecerdasan spiritual siswa yaitu melalui pembiasaan, jadwal sholat, mengikutsertakan anak dalam ibadah dan pemberian hukuman, faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dalam belajar, dengan keterbatasan waktu waktu dalam proses pembelajaran guru mengajar belum bisa maksimal dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa.
Copyrights © 2022