Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara
Vol. 2 (2022): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasionar Republik Seni Nusantara

BÈRBUDI BAWA LEKSANA: METAFORA AIR DALAM BUSANA ADAT BALI KE KANTOR

Ni Putu Darmara Pradnya Paramita (Program Studi Desain Mode, Institut Seni Indonesia Denpasar)
Made Tiartini Mudarahayu (Program Studi Desain Mode, Institut Seni Indonesia Denpasar)
Ni Kadek Yuni Diantari (Program Studi Desain Mode, Institut Seni Indonesia Denpasar)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2022

Abstract

Berbudi Bawa Leksana merupakan koleksi busana adat Bali ke kantor dengan konsep modis (fashionable), terjangkau (affordable), dan berkelanjutan (sustainable). Modis yang dimaksud adalah sesuai dengan nilai estetika, etika moral dan spiritual yang menggambarkan jati diri, karakter dan budi pekerti. Terjangkau yaitu harga dari busana adat Bali dapat dijangkau oleh masyarakat Bali, sedangkan berkelanjutan yaitu integritas ekologis dan keadilan sosial yang lebih luas melalui pemilihan bahan yang berkualitas produksi pengrajin lokal dengan nilai budaya Bali, sehingga terselip upaya pelestarian yang berkelanjutan baik dari sisi tangible maupun intangible tekstil Bali yang digunakan. Konsep modis, terjangkau dan berkelanjutan dalam Berbudi Bawa Leksana merupakan representasi dari metafora pergerakan air dari hulu ke hilir sekaligus metafora fungsi air, melalui aturan pemerintah melestarikan budaya hingga menyejahterakan masyarakat, serta pada akhirnya berujung pada siklus pelestarian budaya yang melibatkan pemerintah, pelaku seni budaya/produsen, dan masyarakat.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

bdw

Publisher

Subject

Arts

Description

Seminar Nasional Republik Seni Nusantara adalah sebuah forum akademis yang membahas berbagai aspek seni dan budaya Nusantara. Dalam prosiding ini, para peneliti dan akademisi berkumpul untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka mengenai seni dan budaya, dengan fokus khusus pada konteks Republik ...