Proses pengembangan perilaku siswa yang berwawasan kebangsaan dilakukan adalah bagaimana terbentuknya proses kepribadian, pola pikir, pola rasa dan pola perilaku. Pemahaman tentang proses ini membantu untuk melakukan perubahan dan modifikasi terhadap kepribadian dan wawasan kebangsaan siswa sebagai motivasi manusia yang dapat menjadi pribadi yang mandiri yang dapat merealisasikan motivasi dasar bagi perubahan perilaku, yakni kebutuhan akan rasa aman, bernilai, berharga dan dipahami. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dirasakan sangat perlu menghimbau kembali pada remaja khususnya siswa sekolah tingkat menengah yang sedang mengalami masa transisi remaja dewasa kepada tingkat dewasa awal. Hal ini perlu adanya dukungan lingkungan sekitar, di antaranya lingkungan sekolah yakni teman, guru-guru yang mendukung proses perubahan dan perkembangan karakter. Kompetensi yang dihasilkan dari pelatihan ini adalah agar siswa dapat lebih memahami konsep belajar yang secara harfian yakni upaya yang dilakukan melalui suatu proses untuk meningkatkan kepandaian dan kemampuan seorang siswa. Adapun proses belajar yang dilakukan adalah melalui kegiatan melihat, mendengar, membaca, mencium, dan merasakan. Sedangkan keterampilan (skill) yang didapat seseorang melalui latihan adalah pikiran (thinking), kemauan (willing), perasaan (feeling), dan tingkah laku (attitude). Dalam proses belajar yang benar, seseorang mampu bertindak sesuai dengan yang didapat.
Copyrights © 2019