Diabetes melitus menurut American Diabetes Association (ADA) adalah kelompok penyakitmetabolik yang ditandai dengan tingginya Kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) yangterjadi karena gangguan sekresi insulin. Komplikasi yang paling sering terjadi pada pasienDiabetes Mellitus adalah terjadinya perubahan patologis pada anggota gerak, yaitu timbulnyaluka pada kaki derajat ulkus diabetikum berdasarkan klasifikasi wagner ditentukan sesuaidengan luas dan kedalaman luka. Ulkus diabetikum derajat I menunjukan ulkus superfisialdan terlokalisasi terbatas hanya pada kulit. Ulkus diabetikum derajat II yaitu terdapat ulkusdalam dan disertai selulitis tanpa abses atau kelainan pada tulang. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui efektifitas Pemberian Topikal Madu Kaliandra dengan kedalaman padaluka Diabetes Melitus dengan metode penelitian survey analitik menggunakan pendekatankuasi eksperimen. Penilaian jumlah kedalaman sebelum dan setelah dilakukan terapi madukaliandra. Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedalamanluka sebelum dan sesudah dilakukan terapi madu kaliandra. Terapi madu kaliandra efektifmengurangi seluruh lapisan kulit, nekrosis subkutan tidak mencapai fasia, tertutupnyajaringan granulasi dan keadaan luka tepi lebih jelas pada luka diabetes melitus.
Copyrights © 2020