Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan munculnya resistensi masyarakat desa terhadap kepemimpinan desa mantan tahanan. Masalah perceraian yang beredar dan hilangnya hak kepemilikan tanah bagi petani menjadi katalis utama perlawanan. Kecewa dengan pertunjukan dan program desa juga memicu ketidakpuasan di masyarakat dan mendorong mereka untuk menuntut perubahan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bentuk-bentuk perlawanan yang dilakukan oleh masyarakat desa dan faktor-faktor yang mendorong perlawanan tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi untuk memahami dinamika perlawanan publik terhadap kepemimpinan mantan kepala desa tahanan dan membuka jalan bagi upaya peningkatan dan perubahan yang lebih baik dalam pemerintahan desa.
Copyrights © 2023