Siswa siswi sering sekali memainkan olahraga ini bahkan berlatih dengan olahraga ini. Namun pentas yang memperlombakan olahraga ini sangat jarang(Beatus Tambaip, 2023). Selain mempererat persatuan olahraga tradisional ini bisa dijadikan ajang kompetitif untuk meningkatkan prestasi siswa siswi dibidang non akademik. Saat ini siswa siswi hanya terus memainkan olahraga ini tanpa diberikan panggung untuk bersain dan meraih prestasi. Sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan olahraga tradisional karena lambat laun olahraga ini akan dianggap membosankan karena tidak memiliki target maupun roadmap yang jelas. Perlu adanya dari segenap lapisan masyarakat untuk menyelenggarakan ajang-ajang maupun perhelatan olahraga tradisional. Sebagai penyedia sumberdaya guru kampus juga memiliki peranan penting untuk mempersiapkan sumberdaya manusia. Dalam tridharma perguruan tinggi juga sudah jelas salah satunya adalah pengabdian(Jamaluddin, 2022) Pengabdi mencoba menyediakan ajang kompetisi untuk olahraga tradisional yaitu invitasi olahraga tradisional tingkat SMP di Kota Jayapura. Kegiatan ini sebagai wujud pengabdian kepada masayarakat dalam upaya menjaga maupun melestarikan kebudayaan maupun ilmu pengetahuan. Tujuan kegiatan invitasi olahraga tradisional ini adalah :1. Menjaga Olahraga tradisional di era digitalisasi. 2. Membuat olahraga tradisinal menjadi ajang yang kompetitif.Pengabdian yang dilakukan ini merupakan bimbingan teknis(Harahap, 2022) dengan pendekatan kegiatan kompetisi atau invitasi. Saat awal pengabdian pengabdi melakukan observasi melihat keterlibatan siswa dalam 4 olahraga tradisonal ini. Kemudian pengabdi mencatat jumlah siswa yang terlibat untuk berpartisipasi dan terlibat mempraktekkan 4 perlombaan ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperoleh data awal terkait jumlah partisipasi siswa yang mengikuti kegiatan ini. Selanjutnya dimulai dengan membagikan term of refrence (TOR) pada 3 bulan sebelum kegiatan invitasi olahraga tradisional. Olahraga tradisional diera digitalisasi perlu untuk dijaga dan dilestarikan. Karena olahraga tradisional ini merupakan bagian dari kebudayaan. Upaya menjaga dan melestarikan olahraga ini merupakan tanggung jawab dari semua rakyat indonesia. Banyak hal yang dapat dilakukan salah satunya melalui pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan pengabdian ini menyediakan ajang kompetisi bagi olahraga tradisional agar lebih menarik dan kompetitif. Responnya cukup baik sekali, dari yang awalnya partisipasi siswa masuk dalam kategori rendah setelah dlakukan pengabdian menjadi kategori tinggi. Sekiranya perlu melestarikan olahraga ini melalui pendidikan salah satunya pembelajaran penjas disekolah.
Copyrights © 2023