Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN SOFTWARE KINOVEA PADA GURU PENJASKESREK SE-KABUPATEN KEEROM 2023 Rio Wakhid Hujjatul Islam; Siane Maria Tampi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18956

Abstract

Namun Penilaian Kemampuan Ilmiah Instruksi Fisik di Sekolah Kabupaten Keerom belum didigitalkan. Penilaian terus menerus dilakukan secara subyektif. Sementara itu, angka penilaian kapasitas harus diperhatikan dari awal hingga akhir. Jadi konsep esensial perkembangan buatan siswa adalah hal yang umum. Hingga saat ini, evaluasi subjektif dibuat berdasarkan pertimbangan subjektif.Kenyataannya tidak ideal karena kemajuan saat ini harus memanfaatkan media yang ada. Dengan demikian, pengajar Penjaskesrek di sekolah dapat melakukan penyelidikan lokomotor kuantitatif dalam pembelajaran untuk mengevaluasi bakat motorik halus siswa. Mengedepankan kualitas aset instruktif menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Perluas informasi, pemahaman dan kemampuan Anda melalui latihan persiapan cara memanfaatkan program komputer Kinovea. Manfaat ini dapat diwujudkan berkat kerja sama instruktur dari Lokal Keerom, Penjaskesrek. Beberapa langkah penting untuk mendapatkan manfaat ini, antara lain: Merencanakan, melaksanakan dan menilai melalui latihan post-test dan pre-test. Penilaian dilakukan dengan bantuan Google Shape. Penilaian ini dilakukan terhadap tingkat kapasitas instruktur beberapa waktu lalu dan setelah persiapan. Strategi yang digunakan adalah Conference, Asah dan Bicara sehubungan dengan pemanfaatan program. Hasil dari pertimbangan ini akan didistribusikan dalam jurnal peer-review. Dengan adanya pelatihan ini membuat guru penjas yang berada di kabupaten keerom mendapatkan keterampilan penilaian peserta didik secara kuantitatif dengan menggunakan bantutuan software kinovea. Melihat letak geografis kabupaten keerom yang dibatasi oleh jarak tidak menyurutkan kehadiran  para guru ungatuk datang mengikuti kegiatan pelatihan ini. Peningkatan pemahaman guru terkait penggunaan software ini sendiri meningkat secara signifikan, hal ini terlihat dari hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “ Pelatihan Penggunaan Software Kinovea pada Guru Penjas Di Kabupaten keerom” Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini dapat menambah khasanah keilmuan bapak dan ibu guru dalam melakukan penilaian penjas di sekolah. Perkembangan zaman yang ada juga yang mana serba digital dapat disinergikan dalam tugas bapak ibu guru sebagai guru penjas. Dengan demikian, kegiatan PKM ini telah memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan khususnya dalam melakukan penilaian yang selama ini belum memanfaatkan dunia digital.
INVITASI OLAHRAGA TRADISIONAL TINGKAT SMP DI KOTA JAYAPURA 2023 Rio Wakhid Hujjatul Islam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19116

Abstract

Siswa siswi sering sekali memainkan olahraga ini bahkan berlatih dengan olahraga ini. Namun pentas yang memperlombakan olahraga ini sangat jarang(Beatus Tambaip, 2023). Selain mempererat persatuan olahraga tradisional ini bisa dijadikan ajang kompetitif untuk meningkatkan prestasi siswa siswi dibidang non akademik. Saat ini siswa siswi hanya terus memainkan olahraga ini tanpa diberikan panggung untuk bersain dan meraih prestasi. Sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan olahraga tradisional karena lambat laun olahraga ini akan dianggap membosankan karena tidak memiliki target maupun roadmap yang jelas. Perlu adanya dari segenap lapisan masyarakat untuk menyelenggarakan ajang-ajang maupun perhelatan olahraga tradisional. Sebagai penyedia sumberdaya guru kampus juga memiliki peranan penting untuk mempersiapkan sumberdaya manusia. Dalam tridharma perguruan tinggi juga sudah jelas salah satunya adalah pengabdian(Jamaluddin, 2022) Pengabdi mencoba menyediakan ajang kompetisi untuk olahraga tradisional yaitu invitasi olahraga tradisional tingkat SMP di Kota Jayapura. Kegiatan ini sebagai wujud pengabdian kepada masayarakat dalam upaya menjaga maupun melestarikan kebudayaan maupun ilmu pengetahuan. Tujuan kegiatan invitasi olahraga tradisional ini adalah :1. Menjaga Olahraga tradisional di era digitalisasi. 2. Membuat olahraga tradisinal menjadi ajang yang kompetitif.Pengabdian yang dilakukan ini merupakan bimbingan teknis(Harahap, 2022) dengan pendekatan kegiatan kompetisi atau invitasi. Saat awal pengabdian pengabdi melakukan observasi melihat keterlibatan siswa dalam 4 olahraga tradisonal ini. Kemudian pengabdi mencatat jumlah siswa yang terlibat untuk berpartisipasi dan terlibat mempraktekkan 4 perlombaan ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperoleh data awal terkait jumlah partisipasi siswa yang mengikuti kegiatan ini.  Selanjutnya dimulai dengan membagikan term of refrence (TOR) pada 3 bulan sebelum kegiatan invitasi olahraga tradisional. Olahraga tradisional diera digitalisasi perlu untuk dijaga dan dilestarikan. Karena olahraga tradisional ini merupakan bagian dari kebudayaan. Upaya menjaga dan melestarikan olahraga ini merupakan tanggung jawab dari semua rakyat indonesia. Banyak hal yang dapat dilakukan salah satunya melalui pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan pengabdian ini menyediakan ajang kompetisi bagi olahraga tradisional agar lebih menarik dan kompetitif. Responnya cukup baik sekali, dari yang awalnya partisipasi siswa masuk dalam kategori rendah setelah dlakukan pengabdian menjadi kategori tinggi. Sekiranya perlu melestarikan olahraga ini melalui pendidikan salah satunya pembelajaran penjas disekolah.
STUDI KASUS MAHASISWA PENJASKESREK ANGKATAN 2021 : ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MAHASISWA PENJASESREK Rio Wakhid Hujjatul Islam
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21299

Abstract

Kemampuan literasi mahasiswa penjaskesrek memprihatinkan hal ini nampak dari tulisan mahasiswa yang dikumpulkan pada tugas yang diberikan dosen. Banyak dosen mengeluhkan tulisan mahasiswa yang tidak dapat dibaca karena tidak jelas reliefnya. Saat perkuliahan ketika dosen meminta mahasiswa untuk merefleksikan perkuliahan ataupun mendiskusikan materi yang dibahas banyak sekali mahasiswa yang dalam berbicara tidak terstruktur kalimatnya. Mahasiswa cendereung pasif saat perkuliahan dikarenakan kurang memahami perkuliahan yang diberikan walaupun dosen sudah menggunakan model pengajaran yang sesuai dengan klasisfikasi mahasiswa. Jawaban atas ujian yang diberikan juga terlalu konseptual, pengembangan atas buah pikiran dari konsep dasar yang diberikan tidak bisa dikembangkan oleh mahasiswa. Data kuantitatif yang dipersepsikan secara deskriptif adalah pendekatan yang dilakukan secara deskriptif kuanti. Data yang disebar melalui google form kepada setiap sampel mahasiswa menggunakan penilaian skala likert dengan 5 kategori nilai . Dengan penilaian 1 (TP-Tidak Pernah), 2 (J- Jarang), 3 (KK-Kadang kadang), 4 (S-Selalu).   Adapun indikator mengukur kemampuan literasi mahasiswa menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Association College and Research Libraries Kemampuan Membaca dan Kemampuan Menulis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diprogram studi penjaskesrek masih terdapat mahasiswa yang memiliki kemampuan literasi yang rendah. Rendahnya kemampuan literasi ini adalah akibat dari faktor-faktor pendukungnya yang tidak berjalan dengan optimal. Perlunya perhatian dan tindakan dari segenap lapisan yang ada di dunia pendidikan terlebih lagi lingkungannya. Agar fenomena ini dapat teratasi dan menjadikan pendidikan di tanah papua menjadi lebih baik.
UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI PENDEKATAN BERMAIN PADA SISWA KELAS 3B DI SD NEGERI 2 ABEPURA TAHUN AJARAN 2023/2024 Antonius Rahayaan Rahayaan; Rio Wakhid Hujjatul Islam; Andi Syaiful
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21457

Abstract

Upaya Meningkatkan Kebugaran Jasmani Melalui Pendekatan Bermain Pada Siswa Kelas 3 SD Negeri 2 Abepura, dengan rumusan masalah: (1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pendekatan bermain pada siswa kelas 3 B di SD Negeri 2 Abepura tahun pelajaran 2023/2024? (2) Apakah penggunaan model pendekatan bermain dapat meningkatkan hasil kebugaran jasmani pada siswa kelas 3 B di SD Negeri 2 Abepura tahun pelajaran 2023/2024?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani melalui pendekatan bermain pada siswa kelas 3 SD 2 Negeri 2 Abepura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 3B SD Negeri 2 Abepura berjumlah 29 peserta didik yang terdiri dari 15 peserta didik laki-laki dan 14 peserta didik perempuan. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan rumus persentase. Hasil penelitian dan pembahasan: (1) Peserta didik menunjukkan semangat yang tinggi dan keterlibatan secara aktif dalam mengikuti proses pembelajaran, (2) Adanya peningkatan kebugaran jasmani melalui pendekatan bermain pada siswa kelas 3B SD Negeri 2 Abepura, dengan klasifikasi baik di siklus I sebesar 41% sebanyak 12 siswa dari 29 siswa dan meningkat di siklus ke II sebesar 76% sebanyak 22 siswa dari 29 siswa. Berdasarkan hasil dan data penelitian tersebut maka disimpulkan bahwa adanya peningkatan kebugaran jasmani melalui pendekatan bermain pada siswa kelas 3 SD Negeri 2 Abepura.