Kabupaten Biak Numfor merupakan kabupaten kepulauan yang memiliki wilayah laut lebih luas daripada wilayah daratan sehingga potensi perikanannya pun sangat besar untuk diusahakan. Salah satu wujud pemanfaatan sektor perikanan di Kabupaten Biak Numfor adalah mengembangkan usaha di bidang perikanan tangkap. Salah satunya adalah penangkapan Ikan Kuwe (Caranx sp.) dengan menggunakan alat tangkap pancing tonda (troll line). Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui desain dan konstruksi alat tangkap pancing tonda, mengetahui cara pengoperasian alat tangkap pancing tonda, mengetahui jumlah dan hasil tangkapan, dan mengetahui daerah penangkapan serta Faktor yang mempengaruhi hasil penangkapan. Desain dan konstruksi pancing tonda yang digunakan terdiri dari, tali utama dari Nylon Damil no 80 dengan panjang 100 m, tali cabang dari bahan kawat tembaga nomor 5, kili – kili (swivel) dari bahan stainless still nomor 5, mata pancing nomor 5 sebanyak 3 buah dan penggulung yang terbuat dari bahan plastik, umpan dari bahan benang sutera dengan panjang 20 cm. Jenis hasil tangkapan yang di peroleh Ikan Kuwe (Caranx sp.), Tuna Sirip Kuning (Thunnus sp.), dan Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp.) dengan hasil tangkapan yang diperoleh selama 8 (delapan) trip penangkapan sebanyak 31 ekor atau 117,5 kg. Faktor–faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan adalah mata pancing, keterampilan, umpan, waktu penangkapan, kawat, bahan bakar, serta arus dan gelombang.
Copyrights © 2022