Penelitian ini bertujuan mengetahui konstruksi jaring insang dasar (bottom gillnet ), cara pengoperasian jaring insang dasar, jenis dan jumlah jenis hasil tangkapan serta cara penanganannya dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring insang dasar di perairan Kampung Samberpasi Kabupaten Biak Numfor. Metode pengumpulan yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan studi pustaka. Konstruksi jaring insang dasar (bottom gillnet ) terdiri dari jaring utama (webbing), tali ris (tali pelampung), pelampung, pelamoung tanda, pemberat dan jangkar. Teknik pengoperasian jaring insang dasar meliputi persiapan, penurunan jaring (setting), menunggu jaring (waiting time) dan pengangkatan jaring (hauling). Hasil penelitian selama 8 trip penangkapan diperoleh 6 jenis ikan yang terdiri dari Kakap (Lutjanus sp.), Bubara (Caranx sp.), Bermuda (Khyposis sp.), Samandar (Siganus sp.), Kerapu (Epinephelus sp.), dan Kakatua (Scarus sp) dengan jumlah total sebanyak 91 ekor dan berat 89 Kg. Daerah penangkapan terletak Pesisir Kampung Samberpasi dengan jarak sekitar 50 m dari bibir pantai. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penangkapan yaitu kondisi oceanografis, warna jaring, ukuran mata jaring, shortening dan penentuan daerah penangkapan.
Copyrights © 2023