Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika humanisasi, etika liberasi, etika transendensi dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya A. Mustofa Bisri, serta penerapan nilai-nilai profetik dalam pembelajaran kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dan teknik baca dan catat. Metode analisis data menggunakan metode kualitatif dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri terdapat nilai- nilai profetik yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Nilai-nilai profetik tersebut diantaranya : nilai religius, tanggung jawab, toleransi, mandiri, demokratis, dan jujur. Abstract: This study aims to describe the ethics of humanization, ethics of liberation, ethics of transcendence in short stories “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” by A. Mustofa Bisri, as well as the application of prophetic values in class XI learning SMA/SMK/MA/MAK at KD 3.8 and 4.8. This study uses a qualitative method. Data collection methods use qualitative and reading and note-taking techniques. Methods of data analysis using qualitative methods and qualitative descriptive techniques. The results show that in the short story “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri there are prophetic values that can be applied in Learning Indonesian in the class XI SMA/SMK/MA/MAK on KD 3.8 and 4.8. These prophetic values include: religious values, responsibility, tolerance, independence, democracy, and honesty.
Copyrights © 2021