Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas produk, electronic word of mouth (e-WOM), dan citra merek terhadap kepuasan konsumen, serta pengaruh kualitas produk, e-WOM, dan citra merek terhadap repurchase intention di kedai coffee-to-go, dengan kepuasan konsumen sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dan niat untuk membeli ulang produk. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 300 responden yang merupakan konsumen kedai coffee-to-go. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner yang mencakup pertanyaan tentang kualitas produk, e-WOM, citra merek, kepuasan konsumen, dan repurchase intention. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi berganda dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, yang mendukung hipotesis H1. Selain itu, e-WOM dan citra merek juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen, yang mendukung hipotesis H2 dan H3. Selanjutnya, kualitas produk dan e-WOM juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap repurchase intention, yang mendukung hipotesis H4 dan H5. Citra merek juga memiliki pengaruh signifikan terhadap repurchase intention, sesuai dengan hipotesis H6. Selain itu, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan konsumen memediasi hubungan antara kualitas produk, e-WOM, dan citra merek dengan repurchase intention, yang mendukung hipotesis H7. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi kedai coffee-to-go untuk meningkatkan kepuasan konsumen dan niat untuk membeli ulang produk. Meningkatkan kualitas produk, mengelola e-WOM secara positif, dan memperkuat citra merek yang positif dapat meningkatkan kepuasan konsumen dan mendorong repurchase intention.
Copyrights © 2022