Bahasa Cia-Cia adalah bahasa yang digunakan oleh suku Cia-Cia. Walaupun suku Cia-Cia memiliki bahasa mereka sendiri, namun mereka tidak memiliki aksara untuk mentranskripsikan bahasa mereka. Jadi dari waktu ke waktu bahasa ini ditranskripsikan dengan meminjam aksara dari bahasa lain seperti, Buri Wolio (aksara Arab yang digunakan oleh kerajaan Buton), Alfabet dan yang terakhir aksara Korea yang biasa disebut Hangeul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan transkripsi bahasa Cia-Cia dengan menggunakan aksara Buri Wolio dan Hangeul. Metode yang digunakan adalah metode analisis kontrastif. Pada umumnya trasnkripsi bahasa Cia-Cia menggunakan aksara Buri Wolio atau Hangeul cenderung menggunakan fonem yang memiliki karakteristik yang sama. Namun dalam mentranskripsikan fonem bahasa Cia-Cia yang tidak ada dalam bahasa Arab atau Korea, digunakan beberapa metode yakni, modifikasi fonem dasar, pemilihan fonem sejenis, metode transkripsi lebih dari satu fonem, dan penciptaan aksara baru. Selain itu, Dalam pentranskripsian dengan Hangeul, ditemukan cara transkripsi yang unik yaitu penggunaan vokal /ㅡ/ ([ɨ]), meskipun tidak ada vokal dalam bahasa Cia-Cia yang mirip dengan vokal tersebut. Penggunaan vokal /ㅡ/ dalam bahasa Korea modern dalam transkripsi bahasa Cia-Cia disebabkan oleh keterbatasan bahasa Korea modern yang tidak memungkinkan penulisan konsonan secara berurutan dalam satu suku kata.
Copyrights © 2023