Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana strategi internalisasi dalam nilai-nilai bela negara bisa mencegah potensi konflik yang dimungkinkan muncul dalam konflik komunal, horizontal hingga SARA. Selain itu juga upaya pencegahan konflik kedepannya. Pisau analisis yang digunakan dalam penelitian seperti teori keamanan nasional, teori kebijakan publik, teori konflik kepentingan, teori relasi aktor, untuk mendukung strategi internalisasi yang tentunya berpengaruh terhadap keamanan nasional. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, deskriptif analitis berupa studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi yang dapat digunakan untuk mencegah konflik tersebut adalah dengan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara dalam diri masyarakat demi menciptakan keamanan nasional untuk seluruh warga negara.
Copyrights © 2021