Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan Pendidikan Islam pada Anak Usia Dini dari perspektif Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, fokusnya adalah pemikiran Ibnu Qayyim tentang pendidikan anak usia dini. Peneliti menggunakan kajian isi untuk menganalisis berbagai sumber literatur, baik primer maupun sekunder, yang berkaitan dengan pemikiran ini. Data yang diperoleh kemudian diolah secara sistematis melalui proses membaca, mencatat, dan menganalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Qayyim melihat pendidikan anak sebagai upaya untuk mengembangkan potensi bawaan mereka. Anak memerlukan bimbingan orang tua dalam perkembangannya, dan interaksi sosial serta aspek religius juga penting dalam pendidikan anak. Lingkungan memainkan peran kunci dalam perkembangan anak, dengan lingkungan yang baik mendukung perkembangan yang optimal, sementara lingkungan yang kurang baik dapat menghambatnya. Pendidikan anak usia dini menurut pemikiran Ibnu Qayyim terbagi menjadi dua masa, yaitu usia 0-2 tahun yang melibatkan stimulus seperti nama, suasana agamis, dan pengasuhan tertentu, serta usia 3-6 tahun yang melibatkan tanggung jawab orang tua dalam aspek-aspek seperti iman, akhlak, sosial, fisik, dan intelektual. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang pendidikan anak usia dini menurut pandangan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dan relevansinya dengan perkembangan anak dalam konteks sosial dan lingkungan.
Copyrights © 2023