Kehadiran youth culture dalam sastra populer mewarnai sebagian besar prosa naratif yang ada. Salah satu karakteristik youth culture yaitu penyimpangan yang dilakukan oleh para remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai macam penyimpangan yang dilakukan oleh tokoh antagonis Nicky Smith dalam novel remaja “Hot Seat” karya Nabilla Anasty. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Data primer diambil dari kutipan dialog dan penggalan teks dalam novel remaja “Hot Seat” karya Nabilla Anasty. Adapun data sekunder berasal dari sumber bacaan seperti buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan yang dilakukan oleh Nicky Smith merupakan jenis penyimpangan sosial, yaitu (1) tindak kriminalitas, seperti mencuri, menjadi kurir narkoba, menyewa pembunuh bayaran, dan meledakkan Studio Hot Seat yang berada di dalam sekolah dengan bom; (2) tindak penganiayaan, seperti membekap wajah Ariel, melakukan percobaan menggunting daun telinga Ariel, menimpuk kepala Ariel dengan batu hingga berdarah, meracuni makanan Ariel, dan mengunci Ariel di toilet; dan (3) tindak pembunuhan, seperti menusuk enam ekor anjing dengan menggunakan pisau, meracuni makanan pengemis buta di jalanan, memberi hadiah bom kepada Ariel, dan menembak Miles dengan pistol. Faktor yang menyebabkan tokoh melakukan penyimpangan sosial tersebut adalah gangguan kepribadian jenis psikopat dan IQ yang tinggi sehingga memiliki jalan berpikir yang berbeda dengan orang normal.
Copyrights © 2023