Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Kota Pematang Setrak, dimana rendahnya tingkat keuangan, kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan memerlukan perhatian dan partisipasi dari berbagai pihak, baik pemerintah setempat, daerah dan lembaga pendidikan khususnya, salah satu solusi yang dapat diberikan adalah dengan melakukan program "Pengembangan Ekonomi Kreatif " bagi masyarakat di Desa Pematang Setrak. Peningkatan ekonomi kreatif diharapkan dapat memberikan kemampuan kepada masyarakat setempat agar dapat mempunyai pilihan untuk mencari pekerjaan bagi dirinya dan orang lain secara finansial dengan melahirkan pemikiran-pemikiran kreatif dengan segala kemampuan yang dimiliki subsektor kuliner yang ada saat ini. Perbaikan ini direncanakan sebagai upaya agar individu dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan memperoleh berbagai jenis pendapatan subsektor kuliner kerupuk bawang putih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, Sementara itu, objek eksplorasi menjadi variabel yang akan direnungkan. Untuk situasi ini faktor-faktor yang diperiksa yaitu Ekonomi Kreatif (X1) subsektor kuliner (X2) kerupuk bawang putih (Y). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Ekonomi kreatif (X1), Subsektor kuliner (X2) berdampak pada rasa asin bawang putih. Artinya spekulasi dalam penelitian ini dapat diterima, dibuktikan dengan F hitung > F tabel (17,942 > 3,09). Variabel ekonomi inovatif (X1), subsektor kuliner (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel asin bawang putih sebesar 27%. sedangkan sisanya sebesar 73% dipengaruhi oleh berbagai faktor yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.
Copyrights © 2023