Pariwisata adalah bagian yang integral dan tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat yang berkaitan erat dengan kehidupan sosial dan ekonomi. Sektor pariwisata telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional. Kemenparekraf dalam menjalankan fungsinya berfokus pada mengembangkan destinasi pariwisata kelas dunia dan melakukan pemasaran dengan berorientasi kepada wisatawan. Untuk mencapai objektif tersebut, Kemenparekraf mengaplikasikan berbagai strategi dan menggunakan media komunikasi pariwisata untuk mendorong tingkat kunjungan wisatawan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi dan media komunikasi pariwisata yang digunakan Kemenparekraf. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pariwisata yang digunakan Kemenparekraf adalah mengidentifikasi komunikator, menyusun pesan yang efektif menentukan media yang digunakan, menetapkan komunikan atau sasaran, dengan dampak yang diharapkan adalah impact secara langsung kepada pelaku industri pariwisata dan destinasi pariwisata. Kemenparekraf mengoptimalisasikan penggunaan media baru yakni website, facebook, youtube, twitter, Instagram, dan tiktok untuk menyampaikan informasi pariwisata dengan menarik. Setiap informasi yang diunggah, Kemenparekraf mampu menjangkau lebih dari 1,8 juta pengguna media sosial. Kemenparekraf telah menggunakan strategi dan media komunikasi pariwisata yang disesuaikan dengan target dan sasaran dalam menyampaikan informasi pariwisata.
Copyrights © 2023