Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati. Masyarakat Indonesia masih menggunakan ramuan tradisional sebagai pengobatan. Studi etnobotani dilakukan untuk mengetahui interaksi diantara masyarakat khususnya Desa Glempang dengan pengggunaan tumbuhan sebagai pengobatan. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan mendeskripsikan hasil pengamatan yang meliputi, jenis, khasiat dan cara pengolahan tumbuhan berkhasiat obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Glempang. Sampel penelitian sebanyak 96 responden diperoleh menggunakan teknik purposive sampling dari 2.327 populasi. Kriteria pemilihan responden berdasarkan pada kriteria inklusi, kriteria eksklusi dan pengetahuan tentang tumbuhan berkhasiat obat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 97 jenis tumbuhan berkhasiat obat yang digunakan oleh masyarakat. Bagian tumbuhan yang sering digunakan adalah daun (47,15%). Jenis penyakit yang banyak dijumpai oleh masyarakat diantaranya, hipertensi, diabetes, luka memar, demam dan masalah lambung.
Copyrights © 2023