Produksi jagung pulut yang masih rendah memerlukan adanya upaya peningkatan produksi agar dapat mendukung diversifikasi pangan. Upaya yang dapat dilakukan adalah memperbaiki teknik budidaya seperti pemupukan dan pembumbunan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji respon pertumbuhan dan produksi jagung pulut terhadap dosis pupuk NPK dan waktu pembumbunan. Rancangan percobaan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK dengan 5 taraf yaitu 100 kg/ha, 150 kg/ha, 200 kg/ha, 250 kg/ha dan 300 kg/ha. Faktor kedua waktu pembumbunan yaitu 2 kali pembumbunan (14 HST dan 21 HST) dan 3 kali pembumbunan (14 HST, 21 HST dan 28 HST). Adapun variabel pengamatan yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, ratio tajuk akar dan berat tongkol. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemupukan NPK dan waktu pembubunan memberikan pengaruh berbeda tidak nyata terhadap semua pengamatan. Hasil berat tongkol tanaman rata-rata adalah 227 gram/tanaman.
Copyrights © 2023