Jurnal Ilmu Lingkungan
Vol 21, No 4 (2023): October 2023

Kajian Kerusakan Lingkungan dan Upaya Konservasi Sub DAS Hulu Luk Ulo pada Kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong di Kebumen

Imam Aminudin (Prodi Ilmu Lingkungan Universitas Jenderal Soedirman, Jl. DR. Soeparno, Karang Bawang, Karangwangkal, Kec. Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53122)
Imam Santosa (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman)
Moh. Husein Sastranegara (Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman)



Article Info

Publish Date
21 Sep 2023

Abstract

Keberadaan penambangan pasir dan batuan Sub Das Hulu Luk Ulo di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong di Kebumen sudah berlangsung lama, sehingga kerusakan lingkungan dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerusakan lingkungan Sub DAS Hulu Luk Ulo pada Kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong di Kebumen. Penelitian dilakukan secara kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian berdasarkan kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah penelitian dari aspek abiotik, biotik, dan sosial. Metode yang dilakukan berdasarkan observasi lapangan, citra satelit landsat 8, dan pengisian kuesioner dengan sampel sebagian dari populasi sebagai sumber data yang dapat mewakili seluruh populasi untuk data primer. Data sekunder diperoleh dari literatur yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lokasi penambangan pasir dan batuan mengalami kerusakan lingkungan terutama pada aspek abiotik. Berdasarkan hasil pengskoran, Desa Karangsambung termasuk dalam kategori rusak berat dengan nilai total skor total kerusakan lingkungan sebesar 26, Desa Totogan masuk ke dalam kategori rusak ringan dengan skor sebesar 17, sedangkan Desa Banioro dan Desa Kaligending termasuk dalam kategori ringan dengan masing-masing skor sebesar 21 dan 24 secara berutan. Berdasarkan hasil analisis SWOT, skor faktor analisis internal sebesar 0,9 dan analisis faktor eksternal sebesar -0,45 sehingga strategi mengarah pada kuadran dua. Dengan demikian, strategi yang baik dalam upaya konservasi Sub DAS Luk Ulo yakni menggunakan strategi diversifikasi dengan memanfaatkan kekuatan untuk meminimalisir ancaman. 

Copyrights © 2023