Penyebab utama mortalitas dan morbilitas anak yang harus mendapat perhatian khusus adalah penyakit diare karena masuk ke dalam Kejadian Luar Biasa (KLB). Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan anak usia sekolah di lingkungan SDIT Haruniyah sebagai upaya menurunkan resiko diare. Kegiatan program pengabdian masyarakat ini dengan menggunakan metode edukasi simulasi cuci tangan kepada anak sekolah yang dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasil kegiatan pengabdian menggunakan kuesioner. Perubahan signifikan terjadi dalam hal ini. Dari hasil jawaban kuisioner 60 siswa – siswi dikategorikan baik sebesar 55% pada sebelum di edukasi dan dinyatakan kurang sebanyak 55%, sedangkan untuk pengetahuan sesudah edukasi dikategorikan baik sebesar 83,33%. Kesimpulan kebiasaan mencuci tangan siswa Sebagian besar sudah. Perlu adanya optimalisasi peran guru sehingga kebiasaan mencuci tangan dapat diterapkan dilingkungan sekolah.
Copyrights © 2023