Banyak istilah baru muncul di internet sebagai akibat dari kemajuan teknologi serta peningkatan pemakaian sosial media. Salah satunya ialah istilah Cancel Culture (Budaya Pengenyahan). Tujuan dari riset ini ialah guna mengenali cerminan dari fenomena Cancel Culture yang dilakukan oleh netizen ataupun pengguna Twitter pada kasus Tri Suaka serta Zinidin Zidan yang diunggah diakun @AREAJULID dan guna mengenali akibat yang didapat sehabis dilakukannya Cancel Culture tersebut. Riset ini memakai tata cara penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dimana peneliti menerapkan wawancara mendalam pada 3 (tiga) informan yang melakukan Cancel Culture, menerapkan observasi, serta dokumentasi. Hasil riset ini menampilkan kalau para informan melakukan Cancel Culture selaku wujud kekecewaan mereka terhadap Tri Suaka serta Zinidin Zidan dan akibat yang didapatkan pada Tri Suaka serta Zinidin Zidan yakni hilangnya penggemar ataupun subscriber, berkurangnya tawaran manggung, serta isomasi.
Copyrights © 2023