Berdasarkan data dari PKM Jombang Kecamatan Ciputat, metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh akseptor KB adalah suntik. Belum ada penelitian sebelumnya yang mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong akseptor KB memilih kontrasepsi suntik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi suntik. Penelitian dilakukan dengan desain cross-sectional di wilayah kerja PKM Jombang Kecamatan Ciputat pada bulan Juni-Juli 2014, dengan data primer dan sampel sebanyak 152 responden. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa usia dan sikap berhubungan signifikan dengan pemakaian kontrasepsi suntik. Variabel lain seperti pendidikan, jumlah anak hidup, pengetahuan, biaya pelayanan, perilaku nakes, dan ketersediaan media tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Puskesmas Jombang perlu meningkatkan sosialisasi, edukasi, dan konseling mengenai berbagai metode kontrasepsi, terutama kontrasepsi suntik, kepada calon akseptor baru dan pasangan mereka.---Based on data from the PKM Jombang in the Ciputat Subdistrict, the most widely used contraceptive method by family planning acceptors is injection. There hasn't been any previous research identifying the factors that drive family planning acceptors to choose injectable contraceptives. Therefore, this study aims to explore the factors related to the use of injectable contraceptives. The research was conducted using a cross-sectional design in the working area of PKM Jombang, Ciputat Subdistrict, in June-July 2014, with primary data and a sample of 152 respondents. The results of statistical analysis show that age and attitude are significantly associated with the use of injectable contraceptives. Other variables, such as education, the number of living children, knowledge, service costs, healthcare worker behavior, and media availability, do not show a significant relationship. PKM Jombang needs to enhance socialization, education, and counseling regarding various contraceptive methods, especially injectable contraceptives, for potential new acceptors and their partners.
Copyrights © 2015