Abstrak Pada saat sekarang ini metode, strategi, maupun teknik mengajar guru sangat mempengaruhi minat serta keberhasilan pembelajaran siswa dikelas. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan pada sistem pembelajaran oleh guru. Penerapan strategi belajar untuk meningkatkan minat siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Tsanawiah (MTs) NW Montong Mas sebagai landasan pengembangan spiritual terhadap kesejahteraan kehidupan sosial mutlak harus ditingkatkan karena asumsinya adalah jika pendidikan agama yang meliputi Aqidah Akhlak, Qur’an Hadits, Fiqih, Bahasa Arab yang dijadikan landasan pengembangan nilai spiritual dilakukan dengan baik, maka kehidupan sosial akan terasa rukun. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa kelemahan dalam belajar Akidah Akhlak terdapat pada kurangnya variasi dalam pembelajaran, misalnya penggunaan metode yang di ulang-ulang dan sifatnya banyak cerita serta membuat jenuh atau bosan yang mengakibatkan kurangnya minat siswa dalam belajar dan membuat siswa pasif atau tidak aktif dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidak ada pengaruh metode diskusi langsung (Sharing) terhadap minat belajar siswa pada pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII di MTs NW Montong Mas. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif, dengan desain eksperimen. Pengumpulan data mengunakan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data bersifat statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil analisis pos-tes uji t diperoleh sig. 0,000 < 0,05 dan diketahui bahwa t hitung > t tabel. Dari kedua hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan metode diksusi langsung (Sharing) terhadap minat belajar siswa pada pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII di MTs NW Montong Mas tahun pelajaran. Kata kunci: Pengaruh, Metode Diskusi Langsung (Sharing), Minat Belajar, Siswa, Akidah Akhlak.
Copyrights © 2023