Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah cangkang kerang sekaligusmenyelamatkan lingkungan pantai dari pencemaran sekaligus mencari inovasi baru padateknologi beton, dan ingin mengetahui bagaimana pengaruhnya sebagai bahan substitusiagregat halus pada campuran beton.Substitusi cangkang kerang halus dengan variasi 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% darivolume agregat halus, dengan FAS 0,4 dan sampel berbentuk silinder 15 cm x 30 cmmasing-masing 5 buah sehingga berjumlah 35 sampel. Sampel-sampel tersebut akandilakukan pengujian setelah berumur 28 hari. Pengukuran slump pada masing-masingcampuran menunjukkan nilai slump yang bervariasi : beton normal = 14 cm, betonsubstitusi 5% = 17 cm, beton substitusi 10% = 14 cm, beton substitusi 15% = 14 cm,beton substitusi 20% = 18 cm, dan beton substitusi 25% = 15 cm.Hasil pengetesan beton diperoleh kuat tekan sebesar: 21,31 MPa, 16,14 MPa, 20,31Mpa, 20,55 MPa, 22,63 MPa, dan 25,05 MPa. Dari hasil di atas dapat disimpulkanbahwa substitusi cangkang kerang 25% meningkatkan kuat tekan maksimum (25,05 %)dari beton normal, sedangkan substitusi cangkang kerang 10%, 15%, dan 20%memenuhi kuat tekan rencana beton, maka substitusi serbuk cangkang kerang 10%,15%, 20%, dan 25% dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kuat tekanbeton , sedangkan substitusi 5% mengalami penurunan kuat tekan sebesar 5,17 % daribeton normal
Copyrights © 2023