Stunting merupakan bentuk gagal tumbuh adalah salah satu permasalahan status gizi balita yang diakibatkan oleh gizi buruk dan kesehatan selama prenatal dan postnatal. Stunting muncul sebagai akibat dari keadaan kekurangan gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama sehingga akan lebih terlihat manifestnya secara fisik di usia 24 – 59 bulan. Salah satu program pemerintah untuk mengatasi terjadinya stunting. Sebagai ujung tombak dari pelaksanaan program ini adalah sumber daya manusia (SDM). SDM diminta untuk tidak hanya kuantitas, namun kualias menjadi salah satu ujung tombak terlaksananya program. Salah satu program yang dijalankan adalah program 1000 HPK. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Padang Panjang dengan desain [enelitian menggunakan rancangan kualitatif. Dengan menggunakan wawancara mendalam (Indepth Interview) serta observasi. Informan dpilih secara purposive sampling sejumlah 10 orang informan. Data dianalisis berdasarkan keterangan dan jawaban yang disampaikan oleh informan. Hasil analisis didapatkan bahwa kuantitas dankualitas SDM dalam menjalankan program 100 HPK sudah tercukupi dan sudah sesuai dengan tupoksi masing-masing sesuai dengan SOP yang telah dientukan.
Copyrights © 2023