Meningkatkan kinerja karyawan memfasilitasi salah satu kewajiban yang harus dilakukan secara terus menerus dan seimbang untuk mencapai pelayanan publik yang berkualitas, yang bertujuan untuk menjaga kepercayaan publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor kinerja karyawan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian ini di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak Kabupaten Bekasi. Jumlah populasi sebanyak 120 karyawan dan jumlah sampel sebanyak 108 orang, dihitung menggunakan rumus Solvin dengan error 3%. Metode alat analisis menggunakan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 indikator yang ditetapkan, terdapat 8 kelompok dengan nilai MSA (Measure of Sampling Adequacy) lebih besar dari 0,5 dan faktor-faktor yang diyakini mempengaruhi tingkat penyelesaian pekerjaan karyawan antara lain: faktor keterampilan memiliki sebesar (12.259), faktor organisasi (10,666), faktor lingkungan (9,4940), faktor aktifitas (8,942), faktor peran (7,591), faktor hasil kerja (6,277), faktor kemampuan (5,432), tanggung jawab (4,989), dengan KMO (0,772). Dengan bantuan penelitian ini, menjadikan karyawan penentu utama peran dan fungsi mereka di dalamnya.
Copyrights © 2023