El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education
Vol. 2 No. 2: OKTOBER 2023

Musu' Selleng Dalam Hegemoni Kerajaan Gowa di Sulawesi Selatan (Studi Tentang: Islamisasi Kerajaan Wajo 1582-1626)

Sartika, Dewi (Unknown)
Harisa , Rahmawati (Unknown)
Hasaruddin, Hasaruddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2023

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah; pertama, mendeskripsikan kondisi Kerajaan Wajo pra Islam. Kedua, mendeskripsikan dan mengalisis terjadinya musu’ selleng dalam proses islamisasi di Kerajaan Wajo. Ketiga, mendeskripsikan dan mengalisis perkembangan Kerajaan Wajo pasca Islamisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian library research (kepustakaan) dengan menggunakan pendekatan sosiologi agama dan politik. Adapun langkah-langkah penelitian ini adalah heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian ini terungkap bahwa; pertama, terbentuknya Wajo sebagai suatu kerajaan diperkirakan pada pertengahan abad ke XV yang diawali dengan kedatangan seseorang membuka perkampungan Lampulungeng yang bernama Puangnge Lapulungeng, dilanjutkan Puangge ri Tempengeng yang kemudian membuka perkampungan Boli yang tidak berlangsung lama lalu hancur. Fase berikutnya dilanjutkan dengan kedatangan bangsawan yang bernama La Paukke putera Datu Cina, kemudian merintis Kerajaan Cinnotabi yang kemudian pada perkembangan selanjutnya menjadi cikal bakal terbentuk Kerajaan Wajo. Dalam sistem pemerintahan Kerajaan Wajo pada prinsipnya jabatan Arung Matowa Wajo tidak diwariskan secara satu garis keturunan akan tetapi dipilih oleh 39 Pungnge ri Wajo sebagai lembaga pemegang kedaulatan tertinggi di Wajo yang dikenal dengan Arung Patappuloe. Masyarakat wajo sebelum menganut agama Islam menganut kepercayaan animisme dan dinamisme, dewata seuwae, kepercayaan Tolotan. Kedua, penerimaan Islam di Wajo sebagai agama resmi oleh elite kerajaan melalui musu’ selleng yang dilancarkan Kerajaan Gowa, Penerimaan tersebut pada hari Selasa 15 Safar 1019, jika dikonversikan bertepatan dengan Ahad 9 Mei 1610 oleh Arung Matowa Wajo La Sangkuru Patau kemudian memeluk agama Islam dengan gelar Sultan Abd. Rahman. Ketiga, penerimaan Islam oleh kerajaan dan masyarakat Wajo telah membawa perubahan besar dalam struktur pemerintahan dan struktur sosial. Namun kehadiran Islam berusaha untuk tidak mengganggu asas-asas kehidupan yang ada, melainkan enkulturasi nilai-nilai Islam dan budaya yang ada.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

el-fata

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education

Description

El-Fata publishing articles in the field of Sharia Economics and Islamic Education, with scope for the field of Sharia Economics: Islamic Ecnomic Philosophy, History of Islamic Though, Islamic Economic and Contemporary Issues, Non-Bank Islamic Finance Institutions, Islamic Banking Management, ...