Abstract: Isaiah points to another building of protection and safety that is strong and eternal. God Himself laid a firm foundation stone in Zion using tested and precious stones. The foundation was dug and planted deep underground so that it was truly sturdy and could not be shaken by storms or flood waters. This proves God's faithful love throughout all time. It is clear that people who put their trust in the cornerstone will obtain God's faithful love. They will not waver; they will not go astray but they will stand firm because the foundation on which they build their buildings is very expensive and valuable.Keywords: intertextuality; messiah; cornerstone; Isaiah; Peter.                            Abstrak:Yesaya menunjuk kepada bangunan perlindungan dan keselamatan lain yang kokoh dan kekal. Tuhan sendiri meletakkan batu pondasi yang teguh di Sion dengan menggunakan batu yang teruji dan berharga. Fondasi itu digali dan ditanam dalam-dalam dibawah tanah, sehingga benar-benar kokoh dan tidak tergoyahkan oleh angin ribut atau air banjir yang melanda. Hal itu membuktikan kasih setia Tuhan sepanjang masa. Hal ini jelas bahwa orang-orang yang meletakkan kepercayaannya diatas batu penjuru akan memperoleh kasih setia Tuhan. Mereka tidak akan goyah, mereka tidak akan tersesat tetapi mereka akan berdiri kokoh karena dasar tempat mereka mendirikan bangunannya sangat mahal dan berharga.Kata Kunci: intertextual; mesias; batu penjuru; Yesaya; Petrus.
Copyrights © 2023