Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan kebutuhan pangan semakin tinggi, maka perlu adanya peningkatan produksi pangan, khususnya beras. Pada tahun 2021, terdapat eskalasi demplot padi khusus dan padi spesifik lokasi untuk mendiseminasikan Varietas Unggul Baru (VUB) tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengkaji respons petani dan tingkat penerapan teknologi dalam kegiatan pendampingan VUB padi khusus dan teknologi budidaya padi ramah lingkungan di Jawa Barat; (2) menganalisis pengaruh karakteristik petani dan kegiatan pendampingan VUB padi khusus dan teknologi budidaya padi ramah lingkungan terhadap respons petani di Jawa Barat; (3) menganalisis pengaruh karakteristik petani, kegiatan pendampingan VUB padi khusus dan teknologi budidaya padi ramah lingkungan terhadap tingkat penerapan teknologi di Jawa Barat. Metode dasar yang digunakan adalah kuantitatif. Lokasi penelitian adalah Kota Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Sampel ditentukan dengan metode proportional random sampling sebanyak 35 responden yang didapatkan dari 4 kelompok tani. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) respons petani di Jawa Barat tergolong kategori tinggi dan tingkat penerapan teknologi di Jawa Barat tergolong kategori tinggi; (2) kekosmopolitan dan program VUB padi khusus dan budidaya padi ramah lingkungan berpengaruh signifikan terhadap respons petani di Jawa Barat, sedangkan pengalaman berusaha tani, kepemilikan lahan dan luas lahan tidak berpengaruh terhadap respons petani di Jawa Barat; (3) kepemilikan lahan dan kekosmopolitan berpengaruh signifikan terhadap tingkat penerapan teknologi di Jawa Barat, sedangkan pengalaman berusaha tani, luas lahan dan program VUB padi khusus dan budidaya padi ramah lingkungan tidak berpengaruh terhadap tingkat penerapan teknologi di Jawa Barat.
Copyrights © 2023