Penelitian ini difokuskan pada tinjauan pendidikan agama dalam keluarga sebagai landasan karakter mengampuni pada usia muda. Hal ini dilakukan karena semakin banyaknya kasus bunuh diri, lari dari rumah, narkoba, seks bebas di kalangan muda-mudi. Terjadinya kasus-kasus tersebut dilatarbelakangi pendidikan agama dalam keluarga yang tidak memadai dan hubungan keluarga yang tidak harmonis. Akhirnya anak-anak dalam usia muda terikat pada amarah dan dendam yang dibalaskan dengan merusak diri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif dan model interaktif. Hasil ditemukan bahwa keterlibatan orang tua dalam mendidik anak mengampuni sesuai Firman Tuhan sangat mempengaruhi perkembangan karakter anak diusia muda. Pada usia muda anak- anak dapat bersosialisasi dengan baik dan dapat menerima dan mengampuni kesalahan atau kekurangan keluarga dan teman-teman.
Copyrights © 2023