Salah satu cara untuk menghemat energi pada AC adalah dengan meningkatkan efisiensi energi dengan menggabungkan dua peralatan berbeda menjadi satu peralatan baru yang berfungsi ganda atau hybrid. AC hybrid dapat meningkatkan efisiensi energi dengan membuang limbah panas ke lingkungan melalui kondensor untuk memanaskan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban pendinginan terhadap suhu sistem siklus kompresi uap sistem pendingin udara hybrid dengan kondensor dummy tipe multi heliks. Pengujian dilakukan dengan beberapa variasi beban pendinginan (0, 1000, 2000 dan 3000 Watt) sebagai simulasi beban pendinginan perumahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur refrigeran dengan menggunakan HCR-22 diperoleh sekitar 67,47 °C hingga 72,93 °C. Temperatur refrigeran ditingkatkan serta beban pendinginan yang diterapkan ditingkatkan. Suhu refrigeran mempunyai lebih banyak panas yang diserap dan dilepaskan ke lingkungan sehingga suhu air yang dihasilkan juga meningkat. Suhu air panas sistem ACWH menggunakan refrigeran HCR-22 diperoleh sekitar 41,01-44,96 ˚C.
Copyrights © 2021