Katup ekspansi merupakan salah satu elemen dasar dari sistem refrigerasi yang memiliki dua fungsi untuk menurunkan tekanan refrigeran cair dan mengatur aliran refrigeran ke evaporator. Katup ekspansi jenis kapiler merupakan salah satu jenis yang paling banyak digunakan dalam sistem refrigerasi yang berukuran kecil, sedangkan untuk jenis termostatik sangat terkenal pemakaiannya dalam sistem refrigerasi berukuran sedang. Pengambilan data dilakukan setiap lima menit selama 120 menit pengujian. Pengujian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunakan katup ekspansi kapiler, katup ekspansi termostatik terhadap performansi mesin pendingin siklus kompresi uap dan penambahan hotspot water heater (HWH). Dari hasil pengujian di dapat bahwa untuk COP yang dihasilkan dengan penggunaan katup ekspansi jenis kapiler kondi standard an menggunakan HWH adalah 3,951 dan 2,695 sedangkan menggunakan termostatik adalah 3,80 dan 5,18. Untuk kerja kompresor didapat dari kedua jenis katup ekpansi tidak terlalu jauh berbeda, dari nilai rata dapat dilihat untuk kapiler 0,692 kW dan termostatik 0,679 kW. Untuk efek pelepasan kalor kapiler kondisi standar didapat 3,428 kW dan kapiler+HWH 1,50 kW sedangkan untuk termostatik didapat 2,76 kW dan 2,69 kW.
Copyrights © 2021