Remaja memanfaatkan Instagram sebagai sarana untuk memperoleh informasi yang dapat diakses secara fleksibel di setiap waktu. Jika penggunaannya tidak terkontrol hal ini akan mengganggu interaksi sosial remaja di dunia nyata. Penggunaan media sosial melalui smartphone dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku phubbing pada remaja pengguna Instagram di SMA Negeri 6 Depok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 319 responden remaja di SMA Negeri 6 Depok yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi penelitian. Alat bantu yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan phubbing scale kuesioner (validitas: > r tabel 0,361 dan reliabilitas 0,920). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (71,9%), dan mayoritas responden berada pada perilaku phubbing tingkat sedang (69%). Analisis data dengan uji Chi Square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan perilaku phubbing pada remaja pengguna Instagram di SMA Negeri 6 Depok (p-value 0,319 (p>0,05)). Pendidikan kesehatan harus tetap dilakukan untuk meningkatkan partisipasi remaja pada interaksi sosial di kehidupan nyata.
Copyrights © 2024