Miopi merupakan kondisi objek yang jauh tidak dapat ditampilkan jelas pada retina. Tujuan penelitian mengetahui gambaran kejadian miopia pada anak usia sekolah di kabupaten Trenggalek.Miopi merupakan penyebab penurunan tajam penglihatan anak usia sekolah, penglihatan yang baik diperlukan dalam proses belajar mengajar. Informasi yang diterima otak 95% melalui panca indera penglihatan. Metode : Observasional menggunakan desain cross sectional. Subyek penelitian berjumlah 292 responden dengan tehnik Sampling Jenuh. Penelitian menggunakan kuesioner dilanjutkan pemeriksaan visus ,uji hipotesis menggunakan chi square. Hasil : Kejadian miopia 21,9%, 61% berjenis kelamin perempuan, 39% laki-laki, 79,7% ada riwayat genetik, 67% durasi melihat jarak dekat 5 sampai 10 jam dan 62,5% durasi melihat jarak jauh lebih dari 3 jam. Hasil uji hubungan faktor jenis kelamin dengan miopia didapatkan p value 0,003, riwayat genetik p value 0,000, durasi melihat jarak jauh p value 0,000. Simpulan dan saran : terdapat hubungan antara faktor jenis kelamin, riwayat genetik, durasi melihat dekat dan jauh dengan kejadian miopia anak usia sekolah. Pencegahan kejadian miopia perlu memperhatikan faktor-faktor tersebut.
Copyrights © 2021