Pada era globalisasi, perusahaan dituntut untuk bekerja secara maksimal. Sumber daya manusia merupakan aset penting. Oleh karena itu, organisasi harus memprioritaskan perekrutan, mempekerjakan, memotivasi, melatih dan mengembangkan karyawan untuk mempertahankan sumber daya manusia dan mencapai tujuan dan sasaran organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan pengembangan karir terhadap perilaku kerja inovatif yang dimediasi melalui keterikatan kerja pada pegawai Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik DKI Jakarta. Menggunakan teknik purposive sampling dengan total 72 responden. Aplikasi yang digunakan untuk pengolahan data adalah SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja memiliki dampak yang signifikan terhadap keterikatan kerja setelah dimediasi melalui perilaku kerja yang inovatif.
Copyrights © 2023