JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL
Vol 10 No 2 (2021): AGUSTUS

PENGARUH WAKTU TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS TIANG PANCANG PADA TANAH LEMPUNG LUNAK (STUDI PENELTIAN)

Josua Lumban Gaol (Universitas Darma Agung, Medan)
Elfrijo Sinaga (Universitas Darma Agung, Medan)
Semangat Debataraja (Universitas Darma Agung, Medan)
M. Endayanti (Universitas Darma Agung, Medan)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2023

Abstract

Dalam dunia kontruksi terutama bagian pondasi, tanah lunak sering kali menjadi permasalahan utama. Yang membuat permasalahannya karena tanah lunak tidak mempunyai daya dukung yang tinggi guna menahan tekanan suatu konstruksi. Tanah lunak merupakan tanah kohesif yang terdiri dari sebagian besar butir – butir yang halus yang mengakibatkan tanah tersebut cukup lembek sehingga daya dukungnya tidak tinggi, koefisien permaebilitas kurang besar serta justru memiliki daya dukung rendah jika dibandingkan dengan tanah lempung lainnya. Bangunan yang didirikan diatas tanah lempung harus dikontrol terhadap besarnya penurunan konsolidasi, karena penurunan pada tanah ini proses pemampatannya membutuhkan waktu yang sangat lama dan besar. Untuk menangani permasalahan tersebut, harus dilakukan pekerjaan perbaikan tanah. Pengujian kapasitas tiang tersebut dicoba dengan membuat tiang friksi (friction pile) terbuat dari beton yang diberi tulangan dan dari kayu, dengan tiang kekasaran dan polos, dengan menggunakan variasi tiang tersebut kemudian tes daya dukungnya dengan melakukan pengujian pembebanan. Oleh sebab itu dilakukuan penelitian untuk mengetahui pengaruh waktu terhadap peningkatan kapasita tiang pancang pada tanah lempung lunak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan maka dapatdiambil beberapa kesimpulan yaitu diantara empat tiang pancang yang mendapat daya dukung yang paling besar di 0 hari adalah beton kasar, sedangkan daya dukung tiang yang paling besar di 16 hari adalah beton kasar dan kayu dimana memiliki daya dukung yang sama yaitu sebesar 19,863 kg. Kekasaran tiang dapat berpengaruh terhadap kapasitas dukung tiang. Dengan adanya variasi selimut tiang dapat memberikan perbedaan tingkat gesekan antara tanah terhadap tiang. Setelah 16 hari kapasitas dukung tiang kayu kasar memiliki selisih terhadap tiang kayu polos sebesar 4, 16 kg, sedangkan pada beton kasar memliki selisih terhadap tiang kayu polos sebesar 4,16 kg, sedangkan pada beton kasar memiliki selisih terhadap tiang beton polos sebesar 4,16 kg. .

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

tekniksipil

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Industrial & Manufacturing Engineering Transportation

Description

The Civil Engineering Scientific Journal of the University of Darma Agung as one of the publication media of academicians, researchers, and practitioners is expected to be able to become a media for the dissemination of information development in Civil Engineering disciplines to the wider community, ...