Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi terbagi menjadi dua bagian utama, yakni Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sistem Penjaminan Mutu Internal merupakan kegiatan penjaminan mutu Perguruan Tinggi yang dilakukan PT secara sistemik, mandiri dan otonom yang tujuannya untuk melakukan kendali mutu dan melakukan peningkatan kualitas penyelenggaraan PT secara terencana dan berkelanjutan. Terdapat beberapa kendala yang dialami selama pelaksanaan SPMI secara manual dan semi manual terutama terkait pelaksanaan, pendokumentasian, dan kontrol. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan membangun sebuah sistem pengolahan data yang berbasis teknologi informasi. Pada pengembangan dengan cara tradisional, setelah proses pengujian selesai, sering didapati adanya konflik akibat environment yang berbeda, yang memperlambat proses rilis. Keterlambatan ini membuat klien kecewa dan memberikan efek yang tidak baik bagi perusahaan. Continuous Integration / Continuous Delivery (CI/CD) yang ada di DevOps dapat dijadikan solusi untuk memecahkan masalah ini. Penggunaan metode DevOps dalam pengembangan E-Monev telah terbukti memberikan manfaat besar dalam hal efisiensi, kualitas, dan responsivitas. Namun, penerapan DevOps tidak hanya sekadar memilih alat-alat otomatisasi, tetapi juga melibatkan perubahan budaya dan kolaborasi yang lebih erat antara tim pengembang dan tim operasi. Penerapan DevOps dengan benar dalam konteks E-Monev dapat menjadi faktor kunci kesuksesan dalam pengembangan dan pengelolaan aplikasi tersebut.
Copyrights © 2023