Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengolahan Buah Kelapa Menjadi Produk Unggulan Pangan (Serundeng) Sebagai Upaya Pemanfaatan Potensi Alam Desa Parebok Mohammad Jamaludin; Dinda Sapitri; Ikka Sica; Indra Rahman Maulana; Mustofa Mustofa; Sepiyanti Sepiyanti; Muhammad Saifullah; Nur Rahmi; Nazibah Nazibah; Indana Zulfa Mawaddah; Muhammad Aprianur
Media Abdimas Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Media Abdimas Vol 2 No 1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.812 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v2i1.2690

Abstract

Desa Parebok mempunyai keunggulan pada potensi alam yang dimiliki, yaitu pohon kelapa.Potensi alam berupa pohon kelapa di Desa Parebok belum dioptimalkan secara maksimal karenamayoritas masyarakat hanya memanfaatkan dengan menjualnya dalam bentuk buah kelapa, belumdijadikan produk unggulan pangan yang mampu meningkatkan nilai potensi ekonomi masyarakatdesa tersebut. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah agar masyarakat bisa memanfaatkanpotensi alam yang ada di desa Parebok agar dapat bernilai ekonomi dengan harapan kedepannyapotensi alam tersebut dapat dijadikan produk unggulan pangan yang mampu meningkatkan nilaipotensi ekonomi masyarakat desa Parebok. Kegiatan pengabdian ini berhasil menarik perhatianpemerintahan dan masyarakat Desa Parebok bahkan masyarakat di desa tetangga.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Biji Durian Menjadi Susu Biji Durian (Subidur) Di Desa Tewang Tampang Mohammad Jamaludin; Afifah Nurul Humam; Ahmad Maranata; Aulia Ramadhanti Safitri; Ervina Kusuma Ningrum; Hamelia Putri; Ilham Gede Pangestu; Juwita Juwita; Maulya Ulfah; Muhammad Abijar Gifari; Nur Hakikiy
Media Abdimas Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Media Abdimas Vol 3 No 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v3i2.2750

Abstract

Limbah organik biji durian yang sering dibuang masyarakat Desa Tewang Tempang ke Sungai Katingan menyebabkan tercemar dan terganggunya ekosistem air di sungai tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan solusi untuk mengubah limbah biji durian tersebut sehingga dapat menjadi produk UMKM yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Pelatihan pemanfaatan limbah biji durian menjadi susu biji durian ini bertujuan selain untuk mencegah tercemar dan terganggunya ekosistem Sungai Katingan juga bertujuan untuk menumbuhkan minat masyarakat Desa Tewang Tampang yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Tahapan yang dilalui dalam proses pelatihan ini adalah tahap observasi, tahap penyajian materi, diskusi dan tanya jawab, tahap demonstrasi dan tahap pendampingan langsung. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah meningkatnya minat ibu-ibu rumah tangga di Desa Tewang Tampang dalam pengolahan biji durian yang secara tidak langsung akan berdampak pada bertambahnya pendapatan rumah tangga.
PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH BIJI DURIAN MENJADI SUSU BIJI DURIAN (SUBIDUR) DI DESA TEWANG TAMPANG Mohammad Jamaludin; Afifah Nurul Humam; Ahmad Maranata; Aulia Ramadhanti Safitri; Ervina Kusuma Ningrum; Hamelia Putri; Ilham Gede Pangestu; Juwita Juwita; Maulya Ulfah; Muhammad Abijar Gifari; Nur Hakikiy
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.2.51-55.2022

Abstract

Organic waste of durian seeds that are often discharged in the Katingan River, causing pollution and disruption of the water ecosystem. Therefore, the need for the use of durian seeds into UMKM products that are useful and have a high value. In accordance with the purpose of this training is to foster the interest of housewives in processing durian seeds into durian seed milk food products that are useful and can improve the household income. The methods in this training are the observation stage, the material presentation stage, discussion and question and answer, the demonstration stage and the direct mentoring stage. The result of the durian seed milk training is that housewives have a high interest in processing durian seeds as waste, in accordance with the purpose of the training, which is to foster the interest of household in processing durian seeds into durian seed milk food products. Keyword: Durian seeds, housewives, durian seed milk
Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal Elektronik dengan Metode Devops di IAIN Palangka Ray Slamet Riyadi; Mohammad Jamaludin
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 4 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i4.5988

Abstract

Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi terbagi menjadi dua bagian utama, yakni Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sistem Penjaminan Mutu Internal  merupakan kegiatan penjaminan mutu Perguruan Tinggi yang dilakukan PT secara sistemik, mandiri dan otonom yang tujuannya untuk melakukan kendali mutu dan melakukan peningkatan kualitas penyelenggaraan PT secara terencana dan berkelanjutan. Terdapat beberapa kendala yang dialami selama pelaksanaan SPMI secara manual dan semi manual terutama terkait pelaksanaan, pendokumentasian, dan kontrol. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan membangun sebuah sistem pengolahan data yang berbasis teknologi informasi. Pada pengembangan dengan cara tradisional, setelah proses pengujian selesai, sering didapati adanya konflik akibat environment yang berbeda, yang memperlambat proses rilis. Keterlambatan ini membuat klien kecewa dan memberikan efek yang tidak baik bagi perusahaan. Continuous Integration / Continuous Delivery (CI/CD) yang ada di DevOps dapat dijadikan solusi untuk memecahkan masalah ini. Penggunaan metode DevOps dalam pengembangan E-Monev telah terbukti memberikan manfaat besar dalam hal efisiensi, kualitas, dan responsivitas. Namun, penerapan DevOps tidak hanya sekadar memilih alat-alat otomatisasi, tetapi juga melibatkan perubahan budaya dan kolaborasi yang lebih erat antara tim pengembang dan tim operasi. Penerapan DevOps dengan benar dalam konteks E-Monev dapat menjadi faktor kunci kesuksesan dalam pengembangan dan pengelolaan aplikasi tersebut.