Usurran Ganti is a text that contains the creation of nature to the description of the names of ancestors in the Uluan society of Southern Sumatra. This text is found in Ulu manuscript 93 E 109 which is kept in the National Library of the Republic of Indonesia. Although this manuscript has an important value in understanding the form of cosmology of the Uluan society, until now there has been no comprehensive research in transliterating this manuscript. The purpose of this research is to produce text edits and translations so that the text on the cosmology of the Uluan society can be read, known, and used for the benefit of science more broadly. This research is philological research that consists of several stages, namely inventory, description, text editing, and translation. This research uses standard edition in text editing. It is known in this study that Usurran Ganti tries to display the local identity of the Uluan Besemah community through the reference to the ancestral figure, namely diwê Semidang Sakti. Usurran Ganti also displays errors, inconsistencies, and writing tendencies, and has the influence of local dialects in writing characters, tribes, and places. AbstrakUsurran Ganti merupakan teks yang berisi mengenai penciptaan alam hingga penjabaran nama-nama leluhur pada masyarakat Uluan Sumatera bagian Selatan. Teks ini terdapat pada naskah Ulu 93 E 109 yang disimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Meskipun naskah ini memiliki nilai penting dalam memahami bentuk kosmologi masyarakat Uluan, namun hingga saat ini belum ada penelitian yang secara komprehensif dalam mengalihaksarakan naskah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suntingan teks dan terjemahan agar teks mengenai kosmologi masyarakat Uluan ini dapat dibaca, diketahui, dan dipergunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan secara lebih luas. Penelitian ini merupakan penelitian filologi yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu inentarisasi, deskripsi, suntingan teks, dan terjemahan. Penelitian ini menggunakan edisi kritis dalam penyuntingan teks. Diketahui dalam penelitian ini bahwa Usurran Ganti berusaha menampilkan identitas lokal masyarakat Uluan Besemah melalui penyandaran terhadap sosok leluhur, yaitu diwê Semidang Sakti. Usurran Ganti juga menampilkan kesalahan, inkonsistensi, dan kecenderungan penulisan, serta memiliki pengaruh dialek lokal dalam penulisan tokoh, suku, dan tempat.
Copyrights © 2022