Tempat yang ideal untuk membentuk kepribadian siswa adalah madrasah. Hal ini disebabkan karena madrasah mengajarkan baik ilmu agama maupun ilmu sekuler, serta menanamkan sikap dan akhlak mulia. Lembaga pendidikan Islam harus menyediakan wadah di mana kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, keinginan dapat terpenuhi, dan harapan dapat diwujudkan, terutama dalam hal peningkatan nilai-nilai yang berkaitan dengan Islam dan kemanusiaan. Namun, masyarakat umum masih kurang percaya terhadap madrasah tsanawiyah karena persoalan internal yang masih berlangsung. Agar keyakinan ini tumbuh, diperlukan pemimpin yang dapat menerapkan nilai-nilai profesional untuk mendidik siswa menjadi manusia yang utuh yang menjalani kehidupannya sesuai dengan ajaran Islam tentang kasih sayang dan pengampunan serta nilai-nilai budaya bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menganalisis landasan kepemimpinan profesional untuk meningkatkan hasil belajar siswa di MTsN 4 jombang, proses kepemimpinan profesional untuk meningkatkan hasil belajar siswa, dan hasil karya ini. Triangulasi digunakan untuk memverifikasi keakuratan semua data. Penelitian ini menghasilkan sejumlah kesimpulan. Pertama, dorongan Kepala MTsN 4 untuk meningkatkan pertumbuhan pribadi siswa melalui humanisme, liberalisme, dan transendentalisme sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah. Program keagamaan, tata krama, dan tata tertib siswa landasaan Kepala MTsN 4 jombang menerapkan humanisasi, liberasi, dan transendensi. Kesimpulannya, usia penerapan humanisme, liberalisme, dan transendensi Ketua MT
Copyrights © 2023