Tulisan ini bertujuan untuk menelaah puisi Husni Djamaluddin yang berjudul “Laut” karena puisinya yang berjudul “Laut” ada tujuh. Ada apa dengan laut atau kata laut itu sehingga ia memberi judul puisinya dengan laut sampai tujuh kali. Di samping itu, puisi-puisi beliau yang mengeksplorasi kata-kata “laut” cukup banyak karena laut merupakan sumber kehidupan global. Dalam pengamatan secara sepintas, penulis menemukan, yaitu 10 puisi yang menggunakan kata-kata “laut” dalam kumpulan puisi Bulan Luka Parah; 24 puisi yang menggunakan kata-kata “laut” dalam kumpulan puisi Berenang-Renang ke Tepian (di dalam kumpulan puisi inilah terdapat 6 puisi beliau yang berjudul “Laut”); 5 puisi yang menggunakan kata-kata “laut” dalam kumpulan puisi yang berjudul Indonesia, Masihkah Engkau Tanah Airku” dan hanya kumpulan puisi Namaku Toraja yang tidak satupun menggunakan kata-kata “laut”. Hal ini mungkin disebabkan kondisi geografis Tanah Toraja, yang hanya dikelilingi oleh gunung-gunung.
Copyrights © 2017