Perawatan pasien stroke bukan hanya harus dilakukan oleh perawat atau Tim Medislainnya, peran keluarga sangat penting terkait perawatan pasien stroke selama berada di rumah.Perawatan pasien stroke di rumah memerlukan beberapa hal untuk diperhatikan oleh keluarga,yaitu dari segi Bio-Psiko-Sosial-Spiriatual. Kasus stroke yang ada di masyarakat gang karyaBanjarmasin tengah berjumlah 4 orang akan tetapi pengetahuan dari 12 orang anggota keluargayang menderita stroke termasuk dalam kategori rendah (91,6%) sehingga menurunkan angkasikap positif dalam memberikan perawatan (16,7%). Sehingga upaya peningkatan pengetahuandan perubahan sikap kearah yang positif perlu dilakukan. Metode yang digunakan dalampemecahan masalah ini adalah dengan (1) metode penyuluhan tatap muka selama 2 hari; danFGD (Fucus Group Discussion) pada hari ketiga. Dengan hasil terjadi peningkatanpengetahuan kearah yang lebih baik yaitu 100% dan penunjukan sikap yang positif yaitu100%). Karena penyuluhan dalam bentuk tatap muka dan FGD sangat membantu dalammeningkatkan pengetahuan yang akan mempengaruhi sikap dalam mempersepsikan sesuatukeatah yang positif.Kata Kunci : FGD, Pasien Stroke, Perawatan pasien pasca stroke di rumah, Penyuluhankesehatan
Copyrights © 2020