Septi Machelia C.N
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA KELUARGA PASIEN KANKER DI RUANG EDELWEIS RSUD ULIN BANJARMASIN Chrisnawati Chrisnawati; Christin Natalia; Septi Machelia C.N
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v2i2.69

Abstract

Latar Belakang : Kanker adalah penyakit kronik yang disebabkan pembelahan sel-sel baru secara abnormal dan mampu bermetastasis ke organ lain di dalam tubuh yang tidak hanya mempengaruhi pasien sebagai penderita, tetapi juga bagi keluarga yang mendampingi selama masa pengobatan yang pada akhirnya memberikan dampak terhadap kualitas hidup mereka sebagai caregiver. Keadaan spiritual yang sejahtera dibutuhkan bagi keluarga agar dapat menyangga dampak negatif yang dihasilkan selama mendampingi pasien sehingga mempengaruhi kualitas hidup keluarga secara positif. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pada keluarga pasien kanker di Ruang Edelweis RSUD Ulin Banjarmasin. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan crosssectional. Populasi penelitian adalah keluarga dari pasien kanker di Ruang Edelweis RSUD Ulin Banjarmasin. Sampel diambil menggunakan teknik Purposive sampling yaitu sebanyak 73 responden. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Analisis data menggunakan analisis uji Spearman Rank pada α = 0,05. Hasil Penelitian : Dari 73 responden, terdapat 40 responden (54,8%) yang memiliki kesejahteraan spiritual dengan kategori baik dan 38 responden (52,1%) yang memiliki kualitas hidup dengan kategori tinggi. Hasil analisis korelasi Spearman Rank menunjukkan p value = 0,000 < α (0,05) dengan koefisien korelasi 0,451. Kesimpulan : Ada hubungan antara kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pada keluarga pasien kanker di Ruang Edelweis RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2017.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN PELAKSANAAN TIMBANG TERIMA OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TAMIANG LAYANG lucia andi chrismilasari; Septi Machelia C.N; Ferra Handieni
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i1.256

Abstract

Pelaksanaan timbang terima belum optimal karena seringkali tidak selalu dilakukan sesuai dengan Standar OperasionalProsedur yang telah ditetapkan rumah sakit, terlebih apabila tanpa kehadiran kepala ruangan. Tidak adanya peran yangbaik dari seorang kepala ruang sebagai seorang pimpinan akan menghambat kelancaran pelaksanaan timbang terima.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kepemimpinan kepala ruangan dengan pelaksanaan timbangterima oleh perawat di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Penelitian ini adalah penelitian analitik denganpendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di Ruang rawat Inap RSUD Tamiang Layang 75orang. Sampel berjumlah 43 dengan teknik pengambilan simple random sampling. Analisis data melalui uji SpearmanRank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala ruangan sebagianbesar sudah dengan kategori baik yaitu sebanyak 30 orang (69,8%) dan timbang terima terlaksana dengan baik sebanyak32 orang (74,4%). Ada hubungan antara kepemimpinan kepala ruangan dengan pelaksaaan timbang terima di RSUDTamiyang Layang (p = 0,000 < α 0,05, r = 0,891). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antarakepemimpinan kepala ruangan dengan pelaksaaan timbang terima di RSUD Tamiyang Layang. Pihak rumah sakithendaknya menghimbau kepala ruangan agar dapat lebih aktif mengikuti pelaksanaan timbang terima pasienKata Kunci: kepemimpinan, kepala ruangan, timbang terima, rawat inap
EDUKASI MENGENAI PENTINGNYA IMUNISASI DASAR PADA ANAK BAGI IBU WARGA GANG NUSANTARA RT 19 KELURAHAN PEKAUMAN BANJARMASIN TENGAH KALIMANTAN SELATAN Septi Machelia C.N; Lucia Andi Chrismilasari
JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM) Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jsim.v1i2.283

Abstract

Imunisasi dasar pada anak sangat penting dilakukan untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh sehingga kebal terhadap serangan kuman penyakit. Melindungi bayi dari berbagai resiko penyakit melalui imunisasi merupakan tanggung jawab orang tua dan petugas kesehatan setempat. Pengetahuan dan pemahaman orang tua yang kurang memadai mengenai pentingnya imunisasi dan dampak apabila anak tidak dilakukan imunisasi dapat menyebabkan bayi atau anak tidak mendapatkan imunisasi secara optimal. Kasus bayi/balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar yang lengkap di Gang Nusantara RT 19 Kelurahan Pekauman Banjarmasin Tengah sebanyak 40% dari 100 orang bayi/balita. Saat dilakukan wawancara kepada para ibu yang mempunyai bayi/balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap mengungkapkan bahwa adanya ketakutan akan efek samping dari imunisasi, melewatkan jadwal imunisasi karena ada kesibukan serta kurangnya kesadaran karena kurangnya pemahaman akan pentingnya imunisasi. Sehingga perlunya peningkatan pengetahuan serta pemahaman pada ibu mengenai manfaat imunisasi dasar anak yang mampu meningkatkan angka kelengkapan imunisasi dasar pada anak.Kata Kunci : Imunisasi, bayi/balita, ibu, edukasi
PENYULUHAN CARA BERORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN PADA SISWA SISWI SMP PGRI 3 BELITUNG BANJARMASIN Lucia Andi Chrismilasari; Septi Machelia C.N; Ahmad Nawawi; Tri Jaya
JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM) Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jsim.v1i2.286

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan dalam berorganisasi perlu disadari dan dikembangkan sejakdini. Memahami akan pentingnya kerjasama tim akan bermanfaat bagi karakter seseorang kedepannyaterutama ketika masuk dalam sebuah perusahaan atau membangun perusahaan sendiri terkait pekerjaan.Organisasi semakin berkembang, karena organisasi sangat di perlukan pada organisasi, danjuga tata kerja dalam pembagian tugas baik secara individual maupun sosial (bersama-sama). Maka dariitu penting bagi kita, mempunyai pengetahuan tentang organisasi, manajemen, maupun tata kerja. Agardapat mengembangkan potensi diri sebaik mungkin, terutama dalam keorganisasian.Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dengan metodeceramah dan demonstrasi melalui permainan. Selain itu metode Focus Group Disccussion (FGD) jugamenjadi salah satu metode yang diterapkan untuk memaksimalkan kemampuan siswa/I berargumendalam tim.Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini yaitu 1)siswa mampu menjawab pertanyaan darimoderator dan penyaji; 2)siswa mampu menyelesaikan games dengan sangat antusias; 3)siswa mampuberargumen dalam tim.Kesimpulan dalam upaya membentuk karakter siswa/I sejak masih di sekolah, menjadikanpenyuluhan dengan metode ceramah, demontrasi melalui permainan dan focus group discussion (FGD)dinilai efektif. Hal ini dibuktikan dari kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan permainan danberargumen dalam tim ketika membahas inti dari permainan.Kata Kunci : kepemimpinan, organisasi, siswa-siswi sekolah
PENYULUHAN TERKAIT PENERAPAN MANAJEMEN PERAWATAN PASEIN STROKE SELAMA DI RUMAH PADA MASYARAKAT DI WILAYAH GANG KARYA, BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN Septi Machelia C.N; Warjiman Warjiman; oktovin oktovin
JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM) Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jsim.v1i2.288

Abstract

Perawatan pasien stroke bukan hanya harus dilakukan oleh perawat atau Tim Medislainnya, peran keluarga sangat penting terkait perawatan pasien stroke selama berada di rumah.Perawatan pasien stroke di rumah memerlukan beberapa hal untuk diperhatikan oleh keluarga,yaitu dari segi Bio-Psiko-Sosial-Spiriatual. Kasus stroke yang ada di masyarakat gang karyaBanjarmasin tengah berjumlah 4 orang akan tetapi pengetahuan dari 12 orang anggota keluargayang menderita stroke termasuk dalam kategori rendah (91,6%) sehingga menurunkan angkasikap positif dalam memberikan perawatan (16,7%). Sehingga upaya peningkatan pengetahuandan perubahan sikap kearah yang positif perlu dilakukan. Metode yang digunakan dalampemecahan masalah ini adalah dengan (1) metode penyuluhan tatap muka selama 2 hari; danFGD (Fucus Group Discussion) pada hari ketiga. Dengan hasil terjadi peningkatanpengetahuan kearah yang lebih baik yaitu 100% dan penunjukan sikap yang positif yaitu100%). Karena penyuluhan dalam bentuk tatap muka dan FGD sangat membantu dalammeningkatkan pengetahuan yang akan mempengaruhi sikap dalam mempersepsikan sesuatukeatah yang positif.Kata Kunci : FGD, Pasien Stroke, Perawatan pasien pasca stroke di rumah, Penyuluhankesehatan